Minggu, 23 Juli 2017

Manfaat ulat daun jati atau enthung

Kalau mendengar tentang ulat orang akan merasa geli ataupun jijik. apalagi kalau sampai dijadikan   sebagai makanan.
tapi ular yang satu ini sudah menjadi trend dan banyak digemari di desa kami.. terutama saat musimnya tiba yaitu waktu daun-daun jati mulai berganti rupa menjadi dedauan yang baru.. yaitu setelah musim hujan menuju musim kemarau ataupun beberapa saat setelah datangnya musim hujan. Enthung sendiri berwarna coklat tua sampai kehitaman dengan ukuran panjang kira - kira dua centimeter.
menurut para ahli ulat ini mempunyai kandungan nutrisi ulat daun jati berupa ptotein, mineral, vitamin, lemak dan karbohidrat. Enthung merupakan kepompong dari jenis ulat jati Hyblaea puera.
oleh karena itu banyak orang indonesia menjadikannya lauk pauk saat bersantap.

Ulat daun jati atau juga bisa disebut dengan enthung biasanya ditemukan didaerah dengan iklim tropis seperti di indonesia. ulat daun jati biasanya menempel di bawah serakan sampah ataupun daun jati yang jatuh ke tanah. Bahkan ada beberapa di antaranya yang terpendam di bawah tanah.

Mungkin sebagian penduduk indonesia hampir keseluruhan bisa menikmati masakan yang berbahan dasar enthung atau ulat daun jati. rasanya yang khas dan juga berprotein tinggi membuat ulat sangat menjadi fenomenal pada musimnya sehingga banyak orang beralih dengan mengolahnya daripada bahan makanan yang lain. terkadang orang yang malas mencari mereka lebih baik membeli walau harga dipasaran terkadang mencapai 60rb/kg nya...
tapi menurut saya lebih asyik lho mencarinya sendiri karena bisa menikmati alam bebas yang sangat indah yang sayang kalau hanya berdiam diri dirumah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Supplier HEPA Filter untuk Rumah Sakit di Jakarta Barat oleh HEPA Filter Indonesia

 Kebutuhan akan udara bersih di rumah sakit merupakan hal yang sangat penting, terutama di ruangan-ruangan kritis seperti ruang operasi, ICU...